Isra Miraj Relevan dengan Ketepatan Waktu


Kedisiplinan dalam Islam merupakan bagian dari ibadah dan ibadah relevan dengan ketepatan waktu. Jadi makna Isra Miraj itu sendiri sarat dengan disiplin karena Rasulullah SAW diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dalam waktu yang singkat. Demikian disampaikan Ustad Maulana dalam tausyiahnya pada peringatan Isra Miraj di Mabesau Cilangkap, Jakarta, Rabu (20/6).

Menurut Ustad Maulana, peristiwa turunnya perintah menjalankan salat melalui proses yang panjang namun singkat karena Allah SWT sangat menghargai waktu. Hal ini terwujud dalam Surat Al-Ashr yang bermakna waktu. Selalu ada pengingat bagi kita untuk salat melalui Adzan. Segerakanlah salat, karena kedisiplinan berkaitan erat dengan ketepatan waktu.

Sementara Kepala Staf Angkatan Udara yang diwakili Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsdya TNI Dede Rusamsi mengatakan, peringatan hari besar Islam seperti Isra Miraj merupakan sarana pembinaan mental satuan dalam upaya memupuk dan meningkatkan kualitas keimanan serta pengabdian kepada negara dan bangsa melalui keteladanan yang telah ditunjukkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Dikatakan, peristiwa Isra Miraj yang dilaksanakan Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa Illahiyah yang sulit bahkan tidak dapat dijangkau dengan akal sehat manusia, namun hanya dapat dipahami melalui dasar keimanan yang mendalam. Dalam bahasa sehari-hari kita kenal sebagai mu’jizat yang dilimpahkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW guna memperkuat ke-Rasul-annya.
"Sebagai prajurit Angkatan Udara, baik di masa sekarang maupun di masa mendatang, selain dituntut disiplin, motivasi dan dedikasi tinggi serta profesionalisme, juga dituntut memiliki moral yang tangguh dan ketaqwaan yang kuat dalam pelaksanaan ibadah agama, sehingga ketaatan pada agama menjadi dasar bagi sikap dan integritas prajurit," ujarnya.

Hadir pada acara tersebut, Irjenau Marsda TNI Boy Syahril Qamar, Koorsahli Kasau Marsda TNI Ferdinand Alex, Asrenau Marsda TNI Rodi Suprasodjo, Aspam Kasau Marsda TNI Gunpanadi, Asops Marsda TNI Agus Munandar, Aslog Marsda TNI Mulyono dan pejabat lainnya serta ibu-ibu PIA Ardhya Garini dan seluruh anggota Mabesau.

sumber : pikiran-rakyat

Silakan Berbagi

Related Posts

Previous
Next Post »