Batasi konten anti-Islam, Iran luncurkan Mehr


Iran kembali membuat gebrakan baru dalam dunia teknologi. Setelah melarang keberadaan YouTube, Iran meluncurkan situs video streaming bernama Mehr.
Seperti yang dilansir The Telegraph (10/12), Kali ini pemerintah Iran melalui IRIB, sebuah lembaga penyiaran resmi di Iran, secara resmi meluncurkan situs video streaming berskala nasional ini.
Banyaknya konten anti-Islam dan anti pemerintahan yang beredar di YouTube menggerakkan pemerintah Iran untuk mendirikan situs ini. Selain itu, hadirnya situs ini juga bertujuan untuk mengangkat potensi dan kebudayaan yang ada di Iran. Hal ini terbukti dari banyaknya konten video yang semuanya diambil di Iran.
Mehr yang berarti kasih sayang dalam Bahasa Farsi ini sebenarnya merupakan adik dariAparat, sebuah situs video streaming lokal yang lebih dulu terkenal. Bedanya, Mehr dikelola dan didanai oleh sebuah badan negara, sedangkan Aparat dimiliki oleh sebuah perusahaansocial network lokal bernama Cloob dan disponsori oleh investor asing.
Hadirnya Mehr diyakini merupakan tindak lanjut dari aktivitas pemblokiran situs asing yang gencar dilakukan oleh pemerintah Iran. Sebelumnya YouTube dilarang masuk Iran sejak 2009 setelah munculnya berbagai video protes atas terpilihnya kembali Presiden Mahmoud Ahmadinejad waktu itu.

sumber: www.merdeka.com

Silakan Berbagi

Related Posts

Previous
Next Post »