SBY : Kita Kembalikan Peradaban Islam Dunia

Presiden SBY menyampaikan terima kasih kepada Universitas Al Azhar dalam mendidik mahasiswa-mahasiswa Indonesia. SBY menyampaikan bahwa peradaban Islam harus memimpin dunia.

Hal ini disampaikan SBY saat meresmikan pembangunan asrama mahasiswa RI di Kampus Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, Rabu (6/2/2013). Hadir dalam acara ini Wakil Grand Syaikh Al Azhar Syaikh Abdu Tawwab Qutub, Wakil Rektor AlAzhar Prof. Dr. Farid Hamadah dan Ambassador Abdurrahman Musa (penasihat Grand Syaikh). 

Acara ini juga dihadiri para mahasiswa dan mahasiswi Al Azhar dari Indonesia. SBY menyampaikan penghargaan tertinggi kepada Al Azhar yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa Indonesia untuk belajar di kampus untuk menjadi ulama dan pemimpin. 

"Al Azhar sangat terkenal dan sangat lekat di hati Indonesia dan dunia karena memproduksi banyak pemimpin dunia," kata SBY.

SBY menyampaikan terima kasih atas bimbingan para syaikh terhadap mahasiswa Indonesia. "Saya kira pimpinan Al Azhar setuju dengan saya, bahwa kita harus memajukan peradaban Islam agar memimpin dunia ini kembali," tegas SBY.

Menurut SBY, Al Azhar dan umat Islam memiliki tanggung jawab moral bahwa umat Islam harus menguasai ilmu dan teknologi demi kemakmuran masyarakat dan keadilan di dunia. "Sebagai salah satu center of excellent, saya yakin Al Azhar bisa membawa Islam sebagai rahmatan lil alamin," ujar SBY.

SBY menyampaikan terima kasih kepada Al Azhar yang memberi kesempatan Indonesia membangun asrama mahasiswa. "Saya berharap Indonesia bisa berkontribusi membangun asrama yang lain," kata SBY.

SBY juga menitipkan kepada Grans Syaikh Al Azhar untuk mendidik mahasiswa-mahasiswa asal Indonesia. "Saya nitip anak-anak kami tersayang, mahasiswa-mahasiswi Indonesia untuk dididik agar jadi pemimpin Indonesia dan dunia," pinta SBY.

Sementara itu, Wakil Wakil Grand Syaikh Al Azhar Syaikh Abdu Tawwab Qutub menyampaikan selamat datang kepada SBY di negara kedua dan di kampus Al Azhar. "Ini merupakan tanah air bagi para ulama, kiblat ilmu dunia Islam," kata dia.

Menurut dia, mahasiswa dari 202 negara belajar di Al Azhar yang mengajarkan moderatisme. "Kami tidak mengajarkan fanatisme menjadi contoh dalam moderatisme," kata dia.


sumber : detikcom




..:: Kirim tulisan dan berita dunia Islam ke : redaksitarqiyah@gmail.com

Silakan Berbagi

Related Posts

Previous
Next Post »