Peduli Tragedi Kemanusiaan di Mesir, Ratusan Pelajar Turun ke Jalan



Teatrikal pelajar tentang kekejaman militer Mesir terhadap warga sipil

Tarqiyah.com - Jakarta - Kudeta atas Presiden pilihan rakyat Mesir, Muhammad Mursi oleh militer memakan korban yang tidak sedikit, korban jiwa hingga kini tercatat lebih dari 2600 dan korban luka-luka mencapai angka 15000 jiwa, termasuk didalamnya anak-anak usia sekolah dan kaum perempuan. Menyikapi hal tersebut, Aliansi Pelajar Peduli Mesir menggelar aksi solidaritas peduli Mesir, di silang Monas, Jum'at (23/8/2013).

Ratusan pelajar muslim dari berbagai sekolah di Jakarta mengikuti aksi tersebut, aksi dimulai dari lampu merah patung kuda, Monas, dilanjutkan longmarch hingga Istana Presiden.

Achmal Junmiadi, perwakilan dari Kesatuan Aksi Pelajar Muslim Indonesia (KAPMI) Nasional, dalam orasinya mengatakan bahwa sejak krisis Mesir terjadi, pendidikan lumpuh, dan korban yang berjatuhan tidak hanya dari orang dewasa, dari anak-anak usia sekolah pun banyak berjatuhan. Selain itu bangsa Indonesia sudah sepatutnya membalas budi terhadap apa yang telah dilakukan oleh bangsa Mesir kepada Indonesia. Karena bangsa Mesirlah yang kali pertama mengakui kedaulatan Indonesia.

"Dengan turut bersikap tegas terhadap pembantaian di Mesir, maka Indonesia sudah menyelamatkan masa depan Mesir, karena banyak korban yang berjatuhan dari pihak anak-anak usia sekolah," tuturnya.

Sementara itu Sa'id Al-Khudri, Ketua Aliansi Pelajar Peduli Mesir, mengatakan bahwa aksi ini merupakan bukti kepedulian pelajar Indonesia terhadap pelajar Mesir, "dengan krisis yang terjadi, pelajar di Mesir pun menjadi korban, mereka tidak dapat sekolah dengan aman seperti kami," ungkapnya.

Sa'id menambahkan, pemerintah Indonesia harus bersikap dan berperan aktif dalam proses penyelesaian krisis kemanusiaan yang sedang terjadi di Mesir, "seharusnya Presiden SBY bersikap tegas baik secara pribadi maupun melalui Kemenlu", ujarnya 

lebih lanjut, Sa'id mengatakan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Liga Arab jangan hanya berdiam diri melihat pembantaian terhadap rakyat sipil di Mesir, "dunia internasional harus segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kudeta militer Mesir yang dikomandoi oleh Abdel Fattah As-Sisi," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Aliansi Pelajar Indonesia juga mengajak semua element masyarakat Indonesia untuk turut peduli pada krisis kemanusiaan di negara-negara lainnya, "kami juga menuntut seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap negara-negara lainnya yang sedang mengalami krisis kemanusiaan, seperti Suriah, Rohingya, Pattani, Kashmir, dan lainnya," pungkasnya.






..:: Kirim tulisan dan berita dunia Islam ke : redaksitarqiyah@gmail.com

Silakan Berbagi

Related Posts

Previous
Next Post »