Pernyatan Sikap Aliansi Mahasiswa Indonesia Peduli Kemanusiaan

Tarqiyah.com - Jakarta - Mesir kembali bergejolak, pembantaian massal terhadap rakyat Mesir kembali terjadi sejak Rabu (14/8/2013), setelah sebelumnya pasca kudeta militer terhadap persiden sah Mohammad Moursi, pelanggaran hak asasi manusia terhadap rakyat Mesir tak kunjung berhenti.

Hingga kini korban yang berjatuhan sudah mendekati angka 6000 jiwa tewas, dan belasan ribu luka-luka. Oleh karena itu, Aliansi Mahasiswa Indonesia Peduli Kemanusiaan menggelar aksi solidaritas untuk rakyat Mesir di Jakarta, Jumat (16/8/2013).

Dari siaran pers yang kami terima, Sabtu dini hari (17/8/2013), aksi yang digelar dari Bunderan Hotel Indonesia (HI) ini melakukan longmarch hingga gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan berakhir di depan Gedung Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat. Dalam aksi tersebut mahasiswa menyuarakan sikap dengan mengecam tindakan kudeta terhadap Pemerintahan Demokratis Mesir, Mohammad Moursi dan pembantaian terhadap rakyat Mesir per Agustus 2013. Sikap ini dikeluarkan berdasarkan alasan-alasan sebagai berikut:


  1. Coup d'etat atas Mohammad Moursi, Presiden Mesir yang terpilih secara sah dan konstitusional setelah memenangkan pemilu yang demokratis dengan hampir 25 persen suara diputaran pertama dan 52 persen diputaran berikutnya pada Mei 2012 (Aljazeera), oleh militer Mesir secara sepihak pada tanggal 3 Juli 2013. Kudeta militer ini akan membawa demokrasi militer menjadi diktator tirani kembali.
  2. Penahan sepihak atas Moursi (Presiden resmi Mesir) di penjara Torah pada 4 Juli 2013.
  3. Pelanggaran hak asasi manusia, pelamnggaran atas hukum serta tindak kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh militer Mesir secara otoriter terhadap rakyat Mesir.
  4. Jejak historis hubungan diplomatis Mesir dengan Indonesia yang baik. Mesir sebagai salah satu negara pertama yang mengakui dan mendukung kemerdakaan Indonesia. Pengakuan ini membuat Indonesia berdiri sejajar dengan Belanda (juga dengan negara-negara merdeka lainnya) dalam segala macam perundingan dan pembahasan tentang Indonesia di Lembaga Internasional. Apalagi, bulan Agustus ini merupakan momen pengingatan kembali untuk Bangsa Indonesia atas dukungan Mesir.
Menanggapi hal ini, Aliansi Mahasiswa Indonesia Peduli Kemanusiaan:

  1. Menuntut kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk segera mengambil tindakan nyata dan mengadili militer Mesir di Mahkamah Internasional.
  2. Mendesak dunia Internasional menyeret Jenderal Asisi ke International Court of Justice (ICJ) sebagai penjahat perang Internasional.
  3. Mendesak kepada Presiden Susiloo Bangbang Yudhoyono agar bersungguh-sungguh dan berupaya penuh dalam membantu menyelesaikan persoalan Mesir.
  4. Menghimbau kepada masyarakat Indonesia untuk membantu menyuarakan dan menyebarkan informasi mengenai perkembangan kondisi Mesir kepada masyarakat lainnya.



..:: Kirim tulisan dan berita dunia Islam ke : redaksitarqiyah@gmail.com

Silakan Berbagi

Related Posts

Previous
Next Post »