Kedatangan Raja Salman Dan Isu Dalam Negeri Indonesia

Tarqiyah.com - Pemimpin Kerajaan Saudi Arabia, Raja Salman bin Abdul Aziz akan berkunjung ke Indonesia. Banyak pihak yang mengatakan kedatangan pemimpin negara dua kota suci itu sebagai momentum yang sangat tepat ditengah suasana semangat keislaman di Indonesia.

Kedatangan Raja Salman rencananya akan membicarakan berbagai macam agenda dengan presiden Joko Widodo. Diantaranya adalah tentang investasi di berbagai sektor. Namun yang paling menarik adalah momentum penistaan agama, kriminalisasi ulama, dan semangat keislaman sebagian besar warga Indonesia yang kebetulan bersamaan dengan kedatangannya. Meskipun tidak dapat dipastikan apakah pemimpin Arab itu akan membahas hal-hal yang sedang ramai diperbincangkan di negeri ini. Namun dengan kedatangannya seolah menjadi pelecut semangat kaum muslimin ditengah terpaan fitnah.

Arab Saudi sebagai sebuah Negara berdaulat begitupun Indonesia tentu mempunya agenda "egois" masing-masing secara diplomatik dan protokoler. Indonesia membutuhkan investasi asing di berbagai sektor. Arab Saudi juga sedang gencar mengepakkan sayapnya dengan tujuan negara-negara Asia. Jadi dalam posisi ini, selayaknya hubungan antar negara dan hubungan antar investor dan negara yang membutuhkan investasi ini akan berjalan wajar. Harus dapat memanfaatkan satu sama lain

Momentum Keislaman

Aksi bela islam I,II, dan III membelalakan mata dunia bahwa kekuatan kaum muslimin jika bersatu sangat dahsyat. Semangat dari mereka yang hadir maupun hanya melihat di televisi begitu besar. Kita melihat keberislaman, paling tidak keberpihakan terhadap Islam semakin tumbuh. Ini yang disebut dengan momentum. Ketika kita bergerak atas dasar keresahan yang sama maka akan timbul sebuah gerakan. Apa yang terjadi akhir-akhir ini dipandang bukan hanya sekedar aksi tapi ia adalah gerakan.

Sehingga kemudian, banyak fitnah yang menyerang kaum muslim dan para ulama. Berbeda dengan waktu-waktu sebelumnya dimana kaum muslimin tidak berdaya menahan isu-isu yang menyudutkan. Kali ini kaum muslimin sudah mulai satu suara dalam menanggapi sebuah hal yang berkaitan dengan keislaman.

Kedatangan raja Salman kali ini selain pertama kali sejak orde baru dulu tapi juga sebagai pemacu semangat. Dimana belakangan semakin santer terdengar kampanye anti Arab dari berbagai kalangan. Entah memang benar untuk merespon hal itu, atau memang hanya sekedar kunjungan kenegaraan tapi kita dengan sukarela akan meletakkan kedatangan Raja Salman sebagai jawaban atau pertolongan dari Tanah Nabi itu.

Semoga kita tetap meletakkan kedatangan Raja Arab dan para Pangerannya itu sebagai momentum saja. Dan tidak kemudian berharap terlalu jauh atas tindakan Arab Saudi terhadap isu-isu di Negeri ini. Sebab Indonesia negara berdaulat, tentu Raja Salman memahami itu dan tidak akan dengan gegabah mencapuri dapur negeri orang lain.

Oleh sebab itu, mari kita adil. Tidak menyebar berita-berita yang tidak jelas sumbernya yang justru akan mengadu domba kita. Begitu pula hal tersebut secara tidak sengaja akan merendahkan martabat negeri kita sendiri di mata Internasional.


Oleh : Kurnia P. Wijaya

..:: Kirim tulisan dan berita dunia Islam ke : redaksitarqiyah@gmail.com

Silakan Berbagi

Related Posts

Previous
Next Post »