GP Ansor Dinilai Telah Durhaka Karena Membolehkan Pilih Pemimpin Kafir


Tarqiyah.com - Keputusan Bahtsul Masail GP Ansor beberapa waktu lalu yang menyatakan tentang dibolehkannya memilih pemimpin non muslim disayangkan banyak pihak. Dikarenakan pendapat tersebut dinilai bertentangan dengan isi Al Qur'an.

"Ada lebih dari 20 ayat dalam Al-Quran dan bagaimana jika di daerah minoritas Muslim juga diajarkan. Dalam Al-Quran minimal ada 2 ayat yaitu di surat Nahl ayat 106 dan Surat Ghofir 29. Jika sudah tidak ada calon muslim, pilih calon yang dekat dan baik pada kaum Muslimin," ungkap Dewan Pakar ICMI, Anton Tabah Digdoyo seperti dilansir Tribunislam.com pada Senin (13/3/2017).

Bahkan Anton menambahkan sikap GP Ansor tersebut dapat disebut sebagai tindakan durhaka karena telah melawan apa yang difirmankan Allah dalam Al Qur'an. Dia juga mengingatkan agar Al Quran tidak ditafsirkan sesuai selera sehingga dapat meresahkan masyarakat.

Pondok Pesantren Al Anwar Rembang Jawa Tengah pimpinan tokoh kharismatik nahdiyin KH. Maimoen Zubair juga melakukan penolakan terhadap Bahtsul Masail yang disampaikan GP Ansor.

"Kami selamanya berpegang teguh pada dawuh Syaikhina Muhammad Najih yang mengharamkan kepemimpinan Non-Muslim (kafir) secara mutlak, baik kafir dzimmi, harbi terlebih yang telah melakukan penistaan Al-Qur’an, menista Allah subhaanahu wa ta’alaa dan Rasul-Nya serta menista dan merendahkan para Ulama," tegas ponpes Al Anwar dalam rilis resminya. (kpw/tarqiyah)



..:: Kirim tulisan dan berita dunia Islam ke : redaksi@tarqiyah.com

Silakan Berbagi

Related Posts

Previous
Next Post »