Mengambil Seseorang Sebagai Rujukan Beragama

Tarqiyah.com - Belakangan ini banyak orang yang sering dijadikan rujukan oleh sekelompok orang namun justru menghadirkan pendapat yang kontraproduktif dengan umat Islam. Bahkan terkesan banyak benturan antara satu pendapat dengan pendapat lainnya. Seperti apa seharusnya kita memilih pendapat dari seorang tokoh atau ulama dalam urusan Agama.

Berikut beberapa catatan yang disampaikan Ustad Musyaffa Ad Dariny yang dikutip dari Muslim.or.id

Dari Sahabat Ibnu Abbas –rohimahulloh-. “Dahulu, jika kami mendengar orang mengatakan ‘Nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda’; mata-mata kami langsung tertuju kepadanya, dan telinga-telinga kami juga langsung mendengarkannya dg seksama.Lalu ketika orang-orang menaiki tunggangan yg liar dan jinak (yakni: menceburkan diri dalam urusan yg tidak mereka kuasai dg baik); maka kami pun tidak mengambil dari orang-orang, kecuali ilmu yg kami ketahui (sebelumnya)” (Muqoddimah Shahih Muslim 1/13).

Imam Ibnu Sirin –rohimahulloh-: “Dahulu para ulama salaf tidak menanyakan tentang sanad, lalu ketika terjadi fitnah, mereka pun mengatakan: ‘sebutkan kepada kami orang-orang (sumber ilmu) kalian!’, maka jika dilihat orang tersebut ahlussunnah; haditsnya diterima, dan jika dilihat orang tersebut ahli bid’ah; haditsnya tidak diterima”. (Muqoddimah Shahih Muslim 1/15).

Beliau juga mengatakan dalam pesannya yang masyhur:

“Sungguh ilmu ini adalah agama kalian, maka lihatlah darimana kalian mengambil agama kalian”. (Muqoddimah Shahih Muslim 1/14).

Sedangkan menurut Imam Ibrohim An-Nakho’i –rohimahulloh-:“Dahulu, jika mereka ingin mengambil (ilmu agama) dari seseorang; mereka (lebih dahulu) melihat kepada shalatnya, kepada penampilan lahirnya, dan kepada perhatiannya terhadap sunnah”. (Al-Jarhu Wat Ta’dil libni Abi Hatim 2/29).

Sahabat, mari kita perhatikan siapa yang menjadi rujukan kita dalam memahami agama ini. Hendaknya kita berhati-hati dalam hal tersebut. Semoga Allah senantiasa memberikan taufik serta hidayah kepada kita.




..:: Kirim tulisan dan berita dunia Islam ke : redaksitarqiyah@gmail.com

Silakan Berbagi

Related Posts

Previous
Next Post »